Pengembangan Tanaman Kelor Di Kabupaten Blora Dan Manfaatnya Bagi Kesehatan

Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Jawa Tengah di tahun 2023 memfasilitasi kelompok tani di Kabupaten Blora melalui program “Pengembangan Tanaman Kelor” dari Bidang Perkebunan dengan memfokuskan pengembangan budidaya tanaman kelor di Poktan Sumber Makmur, Poktan Merumas dan Poktan Makmur, Kabupaten Blora dengan total seluas 21 Ha. Selain pemasaran, budidaya maupun pendampingan pada saat pengolahan hasil panen perlu dilakukan sehingga menghasilkan aneka produk olahan daun kelor yang berkualitas baik.
Kelor merupakan tanaman yang sering disebut “The Miracle Tree” karena memiIiki kandungan manfaat yang baik bagi tubuh sehingga dapat mengantisipasi permasalahan kurang gizi dan mencegah serta mengobati berbagai penyakit. Kelor mengandung 539 senyawa yang dikenal dalam pengobatan tradisional Afrika (Krisnadi, 2015). Pohon kelor telah digunakan untuk memerangi malnutrisi, terutama di kalangan bayi dan ibu-ibu menyusui. Satu sendok makan (8 g) bubuk daun kelor akan memenuhi sekitar 14% protein, 40% kalsium, 23% zat besi dan hampir semua kebutuhan vitamin A untuk anak usia 1-3 tahun (Mishra et al., 2012). Daun kelor merupakan sumber nutrisi dan energi alami yang baik. Berdasarkan hasil analisis proksimat mengungkapkan, bahwa daun kelor memiliki nilai gizi yang tinggi seperti phytochemical, vitamin, mineral, protein dan asam amino.
Manfaat daun kelor untuk kesehatan memang dipengaruhi oleh nutrisi yang terkandung di dalamnya. Selain antioksidan, daun kelor juga mengandung vitamin dan mineral, antara lain vitamin B6, vitamin B2, vitamin C, vitamin A, zat besi, dan magnesium.
Manfaat Daun Kelor untuk Kesehatan,antara lain:
1.Menurunkan Kadar Gula Darah
2.Menurunkan Berat Badan
3.Mengurangi Peradangan
4.Menangkal Radikal Bebas
5.Menurunkan Kadar Kolesterol Darah
6.Mendukung Kesehatan Otak
7.Mencegah Kanker

Komentar


List Komentar


Link terkait
Pemprov Jateng
Lapor gub
LKPP
LPSE
Kementan